GERAKAN WAY KANAN “CINTA” IBU HAMIL

04 September 2019 | Administrator | 262 Dilihat

Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan melakukan kegiatan Gerakan Way Kanan “CINTA” Ibu Hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas Pisang Baru Kecamatan Bumi Agung, Rabu (04/09/2019).

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan¸ Ny. Hj. Dessy Afriyanti Adipati, menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Way Kanan sebagai upaya dalam memberikan pelayanan pemeriksaan kehamilan sesuai standar untuk mencegah kematian ibu dan bayi.

Dessy Afriyanti Adipati juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Way Kanan, khususnya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang memerlukan upaya percepatan yang lebih besar dan kerja keras yang maksimal dari berbagai pihak, termasuk Tim Penggerak PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan kampung.  

Gerakan CINTA ini dilaksanakan melalui kegiatan Cek kesehatan ibu hamil secara rutin minimal 4 (empat) kali selama masa kehamilan, Ikuti kelas ibu hamil, Nutrisi yang cukup untuk mencegah Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan stunting, Tingkatkan kewaspadaan dan segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan jika ditemukan tanda-tanda bahaya kehamilan, Ayo bersalin di fasilitas kesehatan agar ibu selamat dan bayi sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, Anang Risgiyanto, S.KM., M.Kes., menerangkan bahwa Gerakan Way Kanan “CINTA” Ibu Hamil merupakan kegiatan berkelanjutan yang dilaksanakan diseluruh UPT Puskesmas se-Kabupaten Way Kanan, berisi kegiatan senam ibu hamil, pemeriksaan kesehatan rutin dengan 10 T, pemeriksaan terpadu dengan skrining HIV/AIDS, Hepatitis, dan TB Paru, pemeriksaan dengan USG oleh Dokter Spesialis Kebidanan, dan konseling kesehatan.  

Lebih lanjut Anang menerangkan, bahwa melalui gerakan ini semoga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi, dapat mendeteksi secara dini penyakit yang terjadi pada ibu hamil, meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan kehamilan, proses melahirkan yang sehat, pemberian ASI eksklusif, perawatan bayi, dan meningkatkan capaian pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai standar.

Rabu (04/09/2019).